banner

banner

Saturday, February 12, 2011

Seorang Pemuda Dan Sepohon Mawar | Kisah Teladan |

Seorang Pemuda Dan Sepohon Mawar | Kisah Teladan |

Cerita ini mengisahkan impian seorang pemuda yang mempunyai tunas pohon mawar dan ingin melihatnya kembang mekar. Semangat dan impian yang tinggi, dia menyediakan peralatan menanam, baja serta pasu untuk pohon mawar tumbuh mekar. Dipilihnya pasu yang terbaik, dan diletakkan pasu itu di sudut yang cukup mendapat sinaran matahari. Dia berharap, tunasnya ini dapat tumbuh dengan sempurna. Dianginkannya tunas² itu di kawasan belakang rumahnya.

Disiraminya tunas² pohon mawar itu setiap hari. Dengan tekun, dijaganya pohon itu. Tidak lupa, jika ada rumput yang menganggu, segera dibuangnya agar terhindar dari kekurangan makanan. Beberapa waktu kemudian, mulailah kelihatan putik bunga itu. Kelopaknya tampak mulai merekah, walau warnanya belum kelihatan sempurna.

Pemuda ini merasa gembira, kerja kerasnya selama ini mulai membuahkan hasil. Diselidikinya bunga itu dengan hati-hati. Disaat bunga itu mulai membesar, dia merasa hairan, sebab tumbuh pula duri-duri kecil yang menutupi tangkai-tangkainya. Dia menyesali mengapa duri-duri tajam itu muncul bersama dengan merekahnya bunga yang indah ini. Tentu, duri-duri itu akan menganggu keindahan mawar-mawar miliknya.

Pemuda itu mula berkata dalam hati, "Mengapa dari bunga seindah ini, terdapat banyak duri² yang tajam ? Tentu ianya akan menyukarkan aku untuk menjaganya nanti. Setiap kali aku maratapinya, selalu sahaja tanganku terluka. Ah.... semuanya ini sia² dan menyakitkan sahaja. Aku tidak akan membiarkan tanganku berdarah kerana duri² ini lagi."

Lama kelamaan, pemuda ini enggan untuk menjaga mawar miliknya lagi. Dia mulai tidak ambil peduli. Pohon Mawarnya tidak pernah disirami lagi setiap pagi dan petang. Dibiarkannya rumput² yang menganggu pertumbuhan mawar itu. Kelopaknya yang dahulu mulai merekah, kini kelihatan tidak bermaya. Daun-daun yang tumbuh di setiap tangkai pun mulai jatuh satu-persatu. Akhirnya, sebelum berkembang dengan sempurna, bunga itu pun berguguran dan layu.

Jiwa manusia juga seperti kisah tadi. Di dalam setiap jiwa, selalu ada 'mawar' yang tertanam. Tuhan jadikannya kepada kita untuk dijaga. Tuhanlah yang meletakkan kemuliaan itu di setiap kalbu kita, seperti taman² berbunga. sesungguhnya di dalam jiwa kita juga ada tunas mawar dan duri yang akan merekah.

Namun sayang, ramai diantara kita yang hanya melihat "duri" yang tumbuh sahaja. Kita sering menolak kedukaan kita sendiri. Kita kerap kecewa dengan diri kita dan tidak mahu menerimanya. Kita hanya berfikir bahawa duri² yang melukai tumbuh lalu menolak untuk menyiramnya tetapi disebaliknya ada pekara² baik dalam kita tak sedar. Akhirnya, kita akan kecewa, kita tidak pernah memahami potensi yang kita miliki.

Ramai orang yang tidak menyangka, mereka juga sebenarnya memiliki mawar yang indah di dalam jiwa. Ramai orang yang tidak menyedari, adanya mawar itu. Kita, kerap disibukkan dengan duri-duri kelemahan diri dan onak-onak kedukaan dalam hati ini. Sehingga lupa disebaliknya terukir satu keindahan...

Jika kita dapat menemukan "mawar-mawar" indah yang tumbuh dalam jiwa itu, kita akan dapat mengabaikan duri-duri yang muncul tanpa keluhan. Kita, akan terpacu untuk membuatnya merekah, dan terus merekah hingga berpuluh-puluh tunas baru akan muncul. Pada setiap tunas itu, akan berbuah tunas-tunas kebahagiaan, ketenangan, kedamaian, yang akan memenuhi taman-taman jiwa kita. Kenikmatan yang terindah adalah saat ianya berhasil dan telah membuktikan tumpuan kita tentang mawar-mawar itu dengan mengabaikan duri-duri yang muncul.

Semerbak harumnya akan menghiasi hari-hari kita. Aroma keindahan seperti ketenangan air telaga yang menenangkan kerumitan hati. Mari, kita temukan "mawar-mawar" ketenangan, kebahagiaan, kedamaian itu dalam jiwa-jiwa kita. Ya! mungkin, kita akan juga berjumpa dengan onak dan duri, tetapi janganlah kerananya membuat kita berputus asa. Disebalik onak duri kehidupan janganlah membiarkan diri bersedih nestapa tanpa memikir keindahan "hikmah" kelak...

Biarkan mawar-mawar indah itu merekah dalam hatimu. Biarkan kelopaknya memancarkan cahaya keindahan. Biarkan tangkai-tangkainya memegang teguh harapan dan impianmu. Biarkan putik-putik yang dikandungnya menjadi benih kebahagiaan baru bagimu. Semoga ia menjadi taman² indah dalam hidup kita... :)

2 comments:

  1. entry y bgos shbtku....btol ape y dkatakan itu....setiap manusia terdpt chaya kebaikan dan inginkan perubahan dlm dirinya....itulah fitrah manusia....semuanya terserah kpd diri sndri sama ada hendak terus menjaganya atau membiarkannya

    ReplyDelete
  2. hm..cuma terpulang pada diri kita mahu melakukannya atau tidak...

    ReplyDelete