banner

banner

Monday, June 2, 2014

Menutup aib saudara




لَا يَسْتُرُ عَبْدٌ عَبْدًا فِي الدُّنْيَا إِلَّا سَتَرَهُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
"Tidaklah seseorang menutup aib orang lain di dunia, melainkan Allah akan menutup aibnya di hari kiamat kelak." (H.R. Muslim)

مَنْ سَتَرَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ فِي الدُّنْيَا سَتَرَهُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
"Barangsiapa menutupi (aib) saudaranya sesama muslim di dunia, Allah menutupi (aib) nya pada hari kiamat." (H.R. Ahmad)

Sebaliknya, siapa yang membuka aib saudaranya, Allah akan membuka aibnya hingga aib rumah tangganya.

مَنْ سَتَرَ عَوْرَةَ أَخِيهِ الْمُسْلِمِ سَتَرَ اللَّهُ عَوْرَتَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَمَنْ كَشَفَ عَوْرَةَ أَخِيهِ الْمُسْلِمِ كَشَفَ اللَّهُ عَوْرَتَهُ حَتَّى يَفْضَحَهُ بِهَا فِي بَيْتِهِ
"Barang siapa yang menutupi aib saudaranya muslim, Allah akan menutupi aibnya pada hari kiamat, dan barang siapa membuka aib saudaranya muslim, maka Allah akan membuka aibnya hingga terbukalah keaibanya    di dalam rumahnya." (H.R. Ibnu Majah)

Maka pada akhir zaman yang penuh dengan fitnah ini, kita hendaklah sentiasa berhati-hati terutamanya di dalam menyebarkan sebarang maklumat yang belum atau tidak pasti sumbernya. Dan sekiranya kita pasti dengan sumber tersebut tetapi boleh mengakibatkan terjadinya atau terbuka aib seseorang itu maka adalah lebih baik kita mendiamkan hal tersebut dan sekiranya perlu diperbaiki, perbaikilah dalam keadaan yang lebih privasi.

No comments:

Post a Comment